Berita

Sidang Pleno KTT Peringatan ASEAN-Rusia di Kazan (Foto: Kemlu)

Dunia

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 11:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan salam khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Sidang Pleno KTT Peringatan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, Kamis waktu setempat, 18 Juni 2026.

“Izinkan saya menyampaikan terlebih dahulu apresiasi Presiden Prabowo kepada Presiden Putin dan Pemerintah Rusia atas undangan untuk menghadiri pertemuan yang sangat penting ini dan juga apresiasi kami atas pengaturan dan keramahan yang sangat baik yang diberikan kepada delegasi Indonesia," ujar Menlu. 

Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga menyampaikan permohonan maaf resmi dari Presiden Prabowo atas ketidakhadirannya di forum internasional tersebut.


Presiden RI disebut berhalangan hadir dalam KTT Kazan karena harus menangani sejumlah urusan dalam negeri yang bersifat mendesak. 

“Kedua, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus dari beliau karena tidak dapat hadir dalam pertemuan ini, karena urusan domestik yang mendesak membutuhkan kehadirannya saat ini," papar Sugiono.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo absen diambil setelah mempertimbangkan sejumlah agenda prioritas nasional. 

Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dengan Rusia tetap terjaga baik, termasuk setelah pertemuan bilateral sebelumnya antara Prabowo dan Putin yang membahas berbagai kerja sama strategis.

“Banyak juga yang sudah didiskusikan termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia, beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal,” ujarnya..

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya