Berita

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan pembekalan kepada 100 Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Jawa Barat. (Foto: Tim Media Menhan)

Pertahanan

Menhan Sjafrie Bekali Siswa Seskoau soal Kepemimpinan Adaptif

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 04:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Nilai patriotisme dan nasionalisme harus melekat serta tidak bisa dilepaskan dalam pembangunan pemimpin militer yang profesional, adaptif, berkarakter.

Pasalnya, hal menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan kekuatan pertahanan nasional di tengah perubahan lingkungan strategis yang semakin cepat dan kompleks. Terlebih dalam iklim geopolitik yang akhir-akhir terjadi di wilayah Timur Tengah.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan pembekalan kepada 100 Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Jawa Barat, Rabu 17 Juni 2026.


"Nilai patriotisme, nasionalisme, dan profesionalisme dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan pertahanan yang terus berkembang," kata Sjafrie.

Tak hanya itu, Menhan juga menekankan bahwa pembentukan pemimpin masa depan harus dilakukan secara berkelanjutan lewat pendidikan, pengalaman penugasan, dan pengembangan kapasitas diri.

"Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi untuk membangun pemimpin yang visioner, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta siap mengambil keputusan dalam lingkungan strategis yang dinamis," kata Menhan.

Menhan memastikan bahwa pembekalan ini jadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, kualitas kepemimpinan, dan profesionalisme para Pasis Seskoau sebagai calon pemimpin TNI AU.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya