Berita

Taiwan Select Pavilion hadir dalam Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Perkuat Kemitraan Bisnis, Taiwan Select Pavilion Tampil Di IIES 2026

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Taiwan Select Pavilion hadir dalam Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis 18 Juni 2026. 

Kehadiran paviliun tersebut menjadi upaya memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan industri antara Taiwan dan Indonesia melalui promosi produk inovatif serta penjajakan peluang bisnis baru.

Taiwan Select Pavilion menjadi salah satu sorotan dalam pameran yang mempertemukan pelaku usaha, investor, distributor, dan industri dari berbagai negara. Sebanyak 29 perusahaan Taiwan ikut ambil bagian dengan menampilkan produk kreatif, teknologi pintar, solusi bisnis, hingga produk gaya hidup.


Direktur Divisi Ekonomi Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (TETO) Lu Feng-Jing mengatakan, hubungan ekonomi Taiwan dan Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Kerja sama kedua pihak kini tidak hanya terbatas pada sektor manufaktur dan perdagangan tradisional.

Lu menjelaskan, kolaborasi mulai meluas ke industri kreatif, ritel pintar, layanan digital, produk gaya hidup, serta berbagai solusi bisnis inovatif. Karena itu, Taiwan Select Pavilion menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan industri Taiwan kepada pasar Indonesia.

“Paviliun ini menunjukkan kreativitas, inovasi, dan komitmen Taiwan terhadap kualitas produk,” ujar Lu saat pembukaan Taiwan Select Pavilion.

Dia menuturkan, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi pelaku usaha Taiwan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia menawarkan peluang besar bagi pengembangan bisnis jangka panjang.

Menurut Lu, keberhasilan memasuki pasar Indonesia membutuhkan kesabaran, jaringan lokal yang kuat, serta komitmen berkelanjutan. Melalui pameran tersebut, perusahaan Taiwan diharapkan dapat memperluas pemahaman terhadap kebutuhan pasar Indonesia sekaligus membangun kemitraan yang lebih erat.

“Saya yakin perusahaan Taiwan dan Indonesia dapat menemukan peluang baru serta membangun kerja sama yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, pendiri Bosowa Group HM Aksa Mahmud mengatakan hubungan bisnis antara Indonesia dan Taiwan telah terjalin cukup lama. Bosowa Group sendiri memiliki berbagai kerja sama dengan perusahaan Taiwan di sejumlah sektor industri.

Dia menilai Taiwan memiliki kekuatan ekonomi dan teknologi yang sangat maju. Pengalaman berkunjung ke Taiwan membuatnya melihat langsung perkembangan industri yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

“Bosowa Group banyak melakukan kerja sama dengan Taiwan, mulai dari semen, baja, hingga alat berat,” ujarnya.

Aksa berharap pameran tersebut dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama baru. Dia juga berharap semakin banyak pelaku usaha Taiwan yang menjalin kemitraan dengan perusahaan Indonesia.

“Kami berharap lebih banyak pengusaha Taiwan datang dan memperkuat kerja sama dengan Indonesia,” pungkasnya.

Selain menampilkan berbagai produk unggulan, Taiwan Select Pavilion juga memperkenalkan sejumlah inovasi teknologi. Di antaranya Double G AI Instant Translator yang mendukung lebih dari 100 bahasa, Portable Smart Touch 27 Inch untuk kebutuhan bisnis dan presentasi, serta Smart Mobile Display berbasis kecerdasan buatan.

Paviliun tersebut juga menampilkan produk gaya hidup seperti Papa-Sit, kursi anak untuk sepeda yang dirancang untuk mendukung aktivitas keluarga secara aman dan nyaman.

Melalui partisipasi Taiwan Select Pavilion di IIES 2026, Taiwan dan Indonesia diharapkan semakin memperkuat hubungan ekonomi serta membuka peluang kolaborasi baru di sektor perdagangan, industri kreatif, teknologi, dan investasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya