Berita

PO Naryama Trans. (Foto: Dok. Pribadi)

Otomotif

Naryama Trans Luncurkan Bus Pariwisata Berbodi Skylander R25 Vision

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dunia transportasi pariwisata nasional kembali diramaikan dengan kehadiran armada baru milik PO Naryama Trans. Perusahaan otobus asal Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah itu resmi meluncurkan sejumlah bus pariwisata terbaru yang menggunakan bodi Skylander R25 Vision garapan Karoseri New Armada.

Bus-bus anyar tersebut tampil dengan desain modern dan futuristis. Karoseri New Armada mengaplikasikan karakter Skylander R25 Vision melalui garis bodi yang tegas serta tampilan eksterior yang aerodinamis.

PO Naryama Trans menghadirkan armada ini dalam dua pilihan warna, yakni biru dan pink, yang dipadukan dengan grafis modern pada sisi bodi. Masing-masing unit juga memiliki nama tersendiri, yaitu “Aksadipati” untuk bus berwarna biru dan “Lembuswana” untuk unit berwarna pink.


Pada bagian depan, bus menggunakan desain kaca tunggal (single glass) dengan bando tipis yang dipadukan lampu utama LED. Sementara di bagian belakang, tersemat lampu rem LED vertikal serta desain kisi-kisi udara yang memperkuat kesan modern.

Masuk ke dalam kabin, nuansa elegan langsung terasa melalui dominasi warna gelap yang dipadukan pencahayaan ambient light LED di sepanjang plafon. Konfigurasi kursi menggunakan format 2-2 dengan balutan material kulit berwarna hitam.

Setiap kursi dilengkapi armrest dan legrest untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. Selain itu, tersedia pula port pengisian daya USB Type-A dan Type-C pada armrest guna memenuhi kebutuhan perangkat elektronik penumpang.

Untuk menunjang hiburan selama perjalanan, bus dibekali layar LED TV berukuran besar di bagian depan kabin yang terhubung dengan sistem berbasis Android.

Di sektor dapur pacu, seluruh armada mengandalkan sasis Mercedes-Benz OH 1626 L berstandar emisi Euro 4. Sasis ini dikenal luas di kalangan operator bus karena mengusung teknologi Space Frame yang memungkinkan ruang bagasi lebih lega.

Mercedes-Benz OH 1626 L dibekali mesin OM 906 LA enam silinder segaris berkapasitas 6.374 cc, dilengkapi teknologi direct injection, turbocharger, dan intercooler. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 260 daya kuda pada 2.200 rpm serta torsi maksimum 950 Nm pada rentang 1.200-1.600 rpm.

Sementara itu, area kokpit dirancang ergonomis dengan setir empat palang khas Mercedes-Benz dan panel instrumen yang mudah dipantau pengemudi.

Kombinasi sasis Mercedes-Benz OH 1626 L dan bodi Skylander R25 Vision menjadi modal utama PO Naryama Trans untuk memperkuat layanan transportasi pariwisata yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan perjalanan.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya