Berita

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Pemerintah Siapkan Pompanisasi hingga Cetak Sawah untuk Hadapi El Nino Godzilla

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 17:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk menghadapi potensi dampak El Nino ekstrem atau yang kerap disebut El Nino Godzilla. 

Usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026, Amran mengatakan sejumlah infrastruktur pendukung pertanian dan program peningkatan produktivitas lahan terus diperluas di berbagai daerah.

“Jadi dampak El Nino Godzilla, sebagaimana disampaikan oleh BMKG, insyaallah itu bisa kita mitigasi risikonya. Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, kemudian sumur dalam, kemudian pompanisasi, oplah, optimalisasi lahan, yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali jadi dua kali dan tiga kali," paparnya.


Selain memperkuat sarana pengairan, pemerintah juga melanjutkan program cetak sawah baru sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. 

“Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi, insyaallah untuk pangan aman," tegasnya.

Di sisi lain, Amran mengungkapkan bahwa posisi cadangan beras nasional saat ini berada dalam kondisi yang sangat memadai. 

Hingga pertengahan Juni 2026, stok beras pemerintah mencapai sekitar 5,2 juta ton, ditopang pula oleh potensi hasil panen dari tanaman yang sedang tumbuh serta cadangan beras yang berada di rumah tangga, hotel, dan restoran.

"Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April. Juli sampai April itu 10 bulan ke depan. Itu cukup, sedangkan bulan Maret itu sudah panen puncak," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya