Berita

Elza Syarief. (Foto: Podcast YouTube Bambang Widjojanto)

Hukum

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

RABU, 17 JUNI 2026 | 03:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 26 nama yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat dalam pembukuan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Demikian penegasan mantan kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief dalam podcast YouTube Bambang Widjojanto yang tayang pada Selasa 16 Juni 2026.

"Semuanya dicatat. Makanya Pak Sony bisa menyebutkan nama-nama itu," kata Elza.


Seluruh nama tokoh besar, lanjut Elza, juga tersimpan di handphone milik Sony dalam bentuk percakapan. 

"Ada chat-chat di hape Pak Sony. Diwanti-wanti datanya tidak dihilangkan (penyidik Kejagung)," kata Elza.

Sebelumnya, Sony yang menjabat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) membuka portal resmi untuk pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni 
mitra.bgn.id. 

Portal ini merupakan satu-satunya jalur resmi bagi yayasan untuk mendaftar dan memverifikasi lokasi program MBG.

"Namun ternyata pendaftar overload, sehingga ditutup," kata Elza.

Untuk mengisi titik-titik yang belum terisi, kemudian dibuka jalur khusus melalui Ketua BGN Dadan Hindayana dan Sony Sonjaya. 

"Kemudian masuk orang-orang tertentu melalui dua akun tersebut," pungkas Elza.

Berdasarkan dokumen BAP Sony Sanjaya yang diterima RMOL, ada 26 pihak  yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program MBG.

Puluhan nama tersebut antara lain Nanik S Deyang (Kepala Badan Gizi Nasional), Patris Rumbayan (Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya), Dudung Abdurachman (Kepala Kantor Staf Presiden/KSP), Ahmad Riza Patria (Wamendes), Afriansyah Noor (Wamenaker), dan Bima Arya (Wamendagri). 

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025-2026.

Mereka ialah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana; mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung; kaki tangan Sony, Asep Yusuf Somantri; dan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya