Berita

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, saat menghadiri acara Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan, pada Senin kemarin, 15 Juni 2026. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Mensos Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat

SELASA, 16 JUNI 2026 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses pelaksanaan Sekolah Rakyat ditunjukkan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, kepada masyarakat di Medan Sumatera Utara, untuk memahami secara utuh program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini.

Mensos yang kerap disapa Gus Ipul itu mengajak masyarakat, terutama para calon siswa dan orang tuanya melihat langsung proses belajar mengajar, pengasuhan, serta perubahan yang terjadi pada siswa setelah ditempa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan, pada Senin kemarin, 15 Juni 2026.

"Dulunya anak-anak ini tidak seperti sekarang. Lebih disiplin, percaya diri, pintar, dan optimis menghadapi masa depan. Ini hal yang kita syukuri bersama,” kata dia dikutip melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 16 Juni 2026.


Dalam rangkaian acara Open House, Gus Ipul memberikan kesempatan kepada calon siswa dan orang tuanya untuk melihat langsung sistem belajar, suasana asrama, dan lingkungan pendidikan Sekolah Rakyat.

"Hal ini untuk memberikan gambaran utuh mengenai proses pendidikan yang akan ditempuh calon siswa," sambungnya menegaskan. 

Ia menyatakan, ada tiga hal yang tidak boleh terjadi di Sekolah Rakyat yaitu perundungan, kekerasan seksual atau kekerasan fisik, serta intoleransi. 

“Tidak boleh menghina siapa pun, meremehkan dan merendahkan siapa pun. Tidak boleh ada kekerasan seksual atau kekerasan fisik. Tidak boleh ada intoleransi,” katanya.

Sebanyak 75 calon siswa dan orang tua calon siswa dari Kota Medan turut hadir dan menyaksikan berbagai penampilan siswa Sekolah Rakyat, mulai dari tari tradisional dari SRMP 2 Medan, bela diri karate, pidato tiga bahasa dari SRT 30 Medan, hingga paduan suara dan puisi dari siswa SRMP 2 Medan dan SRT 30 Medan.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan semangat Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. 

Katanya, anak-anak yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat diarahkan menjadi generasi pintar, berkarakter, dan terampil.

“Lulusan Sekolah Rakyat di masa mendatang ada yang jadi guru, ada yang jadi seniman. Pokoknya jadi apapun dengan keterampilan yang cukup. Itulah harapan Bapak Presiden,” tuturnya.

Gus Ipul menyampaikan, perhatian Presiden Prabowo terhadap anak-anak Sekolah Rakyat sangat besar, salah satu bentuknya adalah pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Saat ini terdapat 104 titik Sekolah Rakyat gedung permanen. Untuk Kota Medan, Sekolah Rakyat Permanen akan menerima 270 siswa dengan kuota 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Ipul juga berdialog dengan orang tua calon siswa dan calon siswa. Salah satunya Ridha Aritona, orang tua Jessica Putri Sirait. 

Ia menceritakan bahwa keluarganya hidup dengan pendapatan tidak tetap karena bekerja sebagai pengemudi ojek online.

“Besar harapan saya anak saya sekolah berkualitas dengan keadaan tidak mampu menyekolahkan dan memberikan les. Harapan besar dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik, jangan seperti kehidupan saya,” katanya sambil meneteskan air mata.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya