Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

SELASA, 16 JUNI 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah kepada umat Islam di seluruh Tanah Air. 

Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan di Instagram Story akun resmi @prabowo yang dilihat pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dalam unggahan tersebut, Prabowo memilih tampilan sederhana dengan latar belakang berwarna putih dan tulisan hitam. 


Meski singkat, pesan yang disampaikan mencerminkan perhatian kepala negara terhadap momentum pergantian tahun dalam kalender Hijriah yang sarat nilai spiritual dan refleksi kehidupan.

"Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah," tulis Prabowo.

Di bagian bawah ucapan itu tercantum nama dan jabatan Presiden, yakni "Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia". 

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan semangat hijrah sebagai landasan memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada bangsa dan kemanusiaan. 

Menurutnya, makna hijrah tidak hanya berkaitan dengan perpindahan fisik, tetapi juga perubahan sikap dan cara pandang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

"Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan,” kata Nasaruddin dalam sebuah pernyataan.

Menag menambahkan bahwa bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu mengelola keberagaman menjadi kekuatan bersama. 

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk terus memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, dan meningkatkan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya