Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Global

MUI Harap Kesepakatan Damai AS-Iran Buka Jalan bagi Kemerdekaan Palestina

SELASA, 16 JUNI 2026 | 10:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran. 

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menilai kesepakatan tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mengakhiri ketegangan di Timur Tengah sekaligus membuka jalan bagi terciptanya perdamaian yang lebih luas, termasuk bagi perjuangan rakyat Palestina.

“Saya sangat berharap hal ini dapat mengakhiri ketegangan, mencegah eskalasi konflik, serta membuka jalan bagi terciptanya stabilitas keamanan kawasan dan perdamaian dunia yang lebih berkelanjutan, termasuk penghentian kejahatan Zionis Israel kepada warga Gaza dan Palestina secara keseluruhan," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Juni 2026. 


Sudarnoto mengatakan, berakhirnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran juga memiliki arti strategis bagi kawasan dan dunia. 

Selain mencegah ancaman perang yang lebih luas, kesepakatan tersebut dinilai dapat menjaga stabilitas jalur perdagangan internasional di Selat Hormuz, mencegah lonjakan harga energi dunia, serta mengurangi dampak negatif terhadap perekonomian global yang selama ini dipicu ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.

Lebih jauh, MUI berpandangan bahwa perdamaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai penghentian konflik sementara, melainkan harus menjadi fondasi bagi terbentuknya arsitektur keamanan kawasan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. 

MUI berharap momentum perdamaian AS-Iran dapat mendorong penyelesaian konflik Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun.

“Hemat saya kesepakatan damai ini harus menjadi titik awal bagi terciptanya arsitektur keamanan kawasan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan, bukan sekadar penghentian konflik yang bersifat sementara. Karena itu, melalui titik awal ini pemerintah Israel juga bisa dipaksa untuk menghentikan kejahatannya dan keluar dari seluruh wilayah Palestina," tegas Sudarnoto.

MUI juga mendesak agar semangat perdamaian yang menjadi dasar kesepakatan AS-Iran dilanjutkan dengan langkah konkret untuk menghentikan kekerasan, agresi militer, dan pelanggaran hak asasi manusia di berbagai wilayah konflik, khususnya Gaza.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya