Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harapan Perdamaian AS-Iran Angkat Wall Street, Dow Jones Pecah Rekor

SELASA, 16 JUNI 2026 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak positif setelah muncul harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. 

Optimisme tersebut mendorong penguatan indeks-indeks utama di Wall Street, meski pelaku pasar masih menunggu kepastian terkait detail perjanjian yang sedang disusun.

Pada penutupan Senin, 15 Juni 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 468,77 poin atau 0,92 persen dan mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Sementara indeks S&P 500 naik 1,65 persen, sedangkan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 3,07 persen.


Sentimen positif pasar dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut AS dan Iran telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. 

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan gencatan senjata akan diperpanjang selama 60 hari dan menjadi dasar untuk perundingan lanjutan, termasuk terkait program nuklir Iran.

Dari sisi sektoral di Wall Street, saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar dengan kenaikan 3,39 persen. Saham sektor layanan komunikasi naik 2,42 persen, sementara saham konsumen non-primer bertambah 1,91 persen.

Sebaliknya, saham sektor energi justru tertekan dan turun 3,58 persen. Penurunan ini dipicu anjloknya harga minyak setelah muncul kabar potensi perdamaian AS-Iran dan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya