Berita

Ilustrasi SPBU. (Foto: RMOL)

Politik

Penurunan Harga Minyak Dunia Harus Diikuti Evaluasi Harga BBM

SENIN, 15 JUNI 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penurunan harga minyak dunia dalam beberapa hari terakhir merupakan perkembangan positif yang patut dicermati pemerintah dalam menentukan kebijakan energi ke depan. 

Namun demikian, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Meitri Citra Wardani, juga mengingatkan penurunan harga minyak mentah global tidak otomatis dapat langsung diikuti oleh penurunan harga BBM non-subsidi di dalam negeri.

Menurut Meitri, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang utuh mengenai mekanisme pembentukan harga BBM agar tidak muncul kebingungan ketika harga minyak dunia turun, sementara harga BBM di SPBU belum mengalami penyesuaian.


“Harga BBM yang dibayar masyarakat bukan hanya dipengaruhi harga minyak mentah dunia hari ini. Ada faktor lain seperti harga rata-rata impor pada periode sebelumnya, nilai tukar rupiah, biaya distribusi, hingga komponen operasional yang ikut menentukan harga akhir,” ujar Meitri, Senin, 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan selama ini harga BBM non-subsidi mengacu pada formula yang menggunakan rata-rata harga dalam periode tertentu, sehingga terdapat jeda waktu antara perubahan harga minyak dunia dan dampaknya terhadap harga BBM domestik.

Meski demikian, Meitri menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tren penurunan harga energi global. Pemerintah dan badan usaha energi harus menunjukkan respons yang cepat dan transparan ketika tekanan harga mulai mereda.

“Ketika harga minyak dunia naik, masyarakat merasakan dampaknya cukup cepat. Karena itu, saat harga mulai turun, pemerintah juga perlu menunjukkan komitmen yang sama untuk mengevaluasi harga secara objektif dan terbuka. Prinsip keadilan harus dirasakan di kedua situasi tersebut,” katanya.

Meitri juga mendorong pemerintah untuk secara berkala menyampaikan kepada publik faktor-faktor yang memengaruhi harga BBM, termasuk perkembangan harga minyak internasional dan nilai tukar rupiah. Menurutnya, keterbukaan informasi akan membantu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mengurangi ruang spekulasi.

“Kami berharap apabila tren penurunan harga minyak dunia berlangsung konsisten dan faktor-faktor pembentuk harga lainnya ikut membaik, maka manfaatnya dapat dirasakan masyarakat melalui kebijakan energi yang lebih adaptif. Yang terpenting adalah memastikan setiap keputusan didasarkan pada data yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tutup Meitri.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya