Berita

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pertamina. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 17:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) tancap gas memulai rangkaian aksi hijau dengan menanam 1.000 bibit pohon hingga penguatan inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Aksi nyata tersebut dipusatkan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, DIY, Jumat, 5 Juni 2026 bersamaan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Tak hanya di Yogyakarta, gerakan kick-off ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh lini Pertamina Group di berbagai wilayah operasi, seperti Kilang Plaju, Elnusa, dan unit operasi lainnya.


"Kami memilih TPS3R Guwosari sebagai titik awal karena tempat ini menunjukkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan nyata memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat," ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita dalam keterangannya, Minggu, 7 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina juga menggelontorkan bantuan Program Go-Sari Edupark senilai Rp150 juta. Suntikan dana ini dialokasikan untuk menyokong berbagai inovasi hijau di lapangan, seperti pengembangan aplikasi pengumpulan sampah Go-Sari, inovasi pembuatan biochar (arang hayati), budidaya ayam petelur, hingga program Rewulu Reborn yang menyulap limbah segel mobil tangki menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.

Arya menambahkan, TPS3R Guwosari merupakan wilayah binaan Fuel Terminal Rewulu (Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah). Lokasi ini menjadi contoh sahih bagaimana kolaborasi korporasi, warga, dan akademisi bisa menghasilkan solusi konkret di tingkat akar rumput.

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian di lokasi ini adalah pengolahan sampah organik menjadi biochar, yang kemudian dimanfaatkan sebagai material filter knalpot mobil tangki Pertamina. Selain itu, ada pula sulapan sampah plastik menjadi palet dan furnitur siap pakai.

Langkah hijau Pertamina ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Lurah Guwosari, Masduki. Ia mengungkapkan, sistem pengelolaan sampah terpadu di wilayahnya kini telah meng-cover kebutuhan 1.500 Kepala Keluarga (KK).

Hebatnya lagi, program ini membuka lapangan kerja dan memberikan penghasilan bagi lebih dari 27 warga setempat, termasuk para lansia. Mereka diberdayakan mulai dari proses pengambilan sampah, pemilahan, pengepresan, hingga pembuatan kompos.

Menurut Masduki, warga didorong memilah sampah sejak dari rumah agar biaya pengolahan semakin kecil. Dari kegiatan ini, para pekerja pendukung bahkan bisa mengantongi gaji sekitar Rp2 juta sampai Rp3 juta per bulan.

Secara nasional, hingga tahun 2026 Pertamina Group tercatat telah mengoperasikan 151 program lingkungan berbasis pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Program raksasa ini sukses mengolah sekitar 951.023 ton sampah per tahun, merangkul 68.788 penerima manfaat, dan terbukti mampu mendongkrak ekonomi berkelanjutan masyarakat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya