Berita

Pelaksanaan car free day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Rekayasa Lalin Disiapkan untuk Dukung CFD di Rasuna Said

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) bakal kembali digelar di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Minggu, 7 Juni 2026, pukul 05.30–09.00 WIB.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) serta sejumlah rute alternatif saat HBKB berlangsung. Dengan begitu, warga yang akan beraktivitas di sekitar lokasi juga tetap dapat merasakan keamanan dan kenyamanan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan, penyelenggaraan HBKB di Jalan HR Rasuna Said merupakan upaya menghadirkan ruang publik yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan. 


Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif maupun layanan transportasi umum yang tetap beroperasi selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengajak warga Jakarta untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor HR Rasuna Said yang lebih sehat dan nyaman. Pada saat yang sama, kami memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar melalui rekayasa lalu lintas (Lalin) dan dukungan transportasi umum yang telah disiapkan," ujar Budi Awaludin, Jumat, 5 Juni 2026.

Budi menyampaikan, selama HBKB berlangsung, masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan transportasi umum yang beroperasi di kawasan tersebut. 

Terdapat tujuh rute Transjakarta yang melayani koridor HBKB, yaitu L13 (Puri Beta–Flyover Kuningan Express), 13E (Puri Beta–Flyover Kuningan), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), 6 (Ragunan–Galunggung), 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan), 6H (Senen–Lebak Bulus), dan 6M (Stasiun Manggarai–Blok M).

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menggunakan layanan LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya melalui Stasiun LRT Rasuna Said dan Stasiun LRT Setiabudi. Adapun titik pemberhentian Transjakarta yang dapat dimanfaatkan berada di Halte Setiabudi, Halte Kuningan Madya, Halte Karet Kuningan, dan Halte Rasuna Said.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memanfaatkan transportasi umum.

“Harapannya, HBKB di Jalan HR Rasuna Said dapat menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menghadirkan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi warga Jakarta," tandasnya.

Terdapat sepuluh rute alternatif pengalihan arus lalu lintas selama penyelenggaraan HBKB di Jl HR Rasuna Said yaitu:

1) Lalu Lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju arah Barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-dan seterusnya;

2) Lalu Lintas dari arah Barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah Timur (Manggarai) dapat melalui Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo–Jalan Galunggung–Jalan Sultan Agung-dan seterusnya;

3) Lalu lintas dari arah Utara (Menteng) menuju arah Selatan (Kuningan) dapat melalui Jalan Galunggung–Jalan Gembira–Jalan Kuningan Persada–Jalan Kuningan Mulya–Jalan Achmad Bakrie Barat-Jalan Casablanca-dan seterusnya;

4) Lalu Lintas dari arah Selatan (Gatot Subroto) menuju arah Utara (Menteng) dapat melalui Jalan H.R. Rasuna Said- ~Prof DR Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setiabudi-Jalan Setiabudi Utara Raya-Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung-dst atau dapat melewati-Jl Gilimanuk-Jalan Denpasar Raya-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setiabudi-Jalan Setiabudi Utara Raya-Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung;

5) Lalu Lintas dari arah Barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jalan KH Mas Mansyur– Jalan Prof DR Satrio–Jalan Raya Casablanca;

6) Lalu Lintas dari arah Timur (Kampung Melayu) menuju arah Barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Raya CasablancaJalan Prof DR Satrio-Jalan KH Mas Mansyur;

7) Masyarakat yang berada di Kawasan Karet Pedurenan yang akan menuju Utara (Menteng) dapat melalui Jalan Denpasar Raya-Jalan Setiabudi-Jalan Setiabudi Utara Raya-Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung;

8) Masyarakat yang berada di Kawasan Karet Pedurenan yang akan menuju Selatan (Gatot Subroto) dapat melalui Jalan Karet Pedurenan-Jalan Prof DR Satrio-Jalan HR Rasuna Said;

9) Masyarakat yang berada di Kawasan Taman Setiabudi yang akan menuju arah Utara (Menteng) dapat melalui Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung;

10) Masyarakat yang berada di Kawasan Taman Setiabudi yang akan menuju Selatan (Gatot Subroto) dapat melalui Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Setiabudi Selatan-Jalan Denpasar-Jalan Prof DR Satrio-Jalan HR Rasuna Said.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya