Berita

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (tangkapan layar dari YouTube DPR)

Politik

Komisi III DPR Usul Anggota Polri Dilarang Berafiliasi dengan Ormas demi Jaga Netralitas

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 11:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI mengusulkan agar anggota Polri tidak aktif dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) guna menjaga netralitas institusi kepolisian sebagai milik seluruh rakyat Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, dan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Mirza Nasution. 

Pertemuan itu membahas berbagai masukan dari kalangan akademisi terkait revisi Undang-Undang Polri.


Menurut Habiburokhman, penting bagi anggota Polri untuk tidak terasosiasi dengan kelompok atau organisasi tertentu, meskipun organisasi tersebut tidak terlibat dalam politik praktis. Hal itu diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Misalnya dia aktif menjadi ormas ini, apakah ormas yang lainnya yang warga negara Indonesia juga tidak merasa jealous, kurang lebih begitu, tidak merasa diperlakukan tidak adil," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 5 Juni 2026. 

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa Polri harus menjadi institusi yang menaungi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang organisasi apa pun.

"Kapolri misalnya, Kapolrinya orang Muhammadiyah, Kapolrinya orang NU juga. Milik semua. Apakah misalnya nanti ketika suatu saat ada Kapolri, 'Wah ini kader NU, ini Muhammadiyah', nah itu seperti apa?" ujarnya.

Habiburokhman juga menyoroti potensi persoalan yang dapat muncul apabila anggota Polri memiliki afiliasi dengan organisasi tertentu, termasuk ormas maupun kelompok yang memiliki basis massa kuat di berbagai daerah. Karena itu, ia meminta pandangan para ahli mengenai kemungkinan pengaturan yang lebih rinci dalam RUU Polri untuk menjaga netralitas anggota kepolisian.

Menanggapi usulan tersebut, Guru Besar UPI Cecep Darmawan menilai gagasan itu sebagai pemikiran yang progresif dan layak dipertimbangkan. Menurutnya, Polri sebagai institusi negara harus tetap berdiri di atas semua golongan dan menjaga independensinya.

"Jadi memang Polri itu milik semua golongan. Namanya Kepolisian Republik Indonesia, jadi milik semua elemen bangsa," kata Cecep.

Meski demikian, Cecep berpandangan larangan afiliasi anggota Polri dengan organisasi tertentu tidak harus diatur secara eksplisit dalam undang-undang. Menurutnya, ketentuan tersebut dapat dimuat dalam aturan pelaksana yang lebih teknis.

"Kalau pikiran saya, tidak usah di undang-undang, tetapi bisa menjadi catatan dalam peraturan yang lebih detail," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya