Berita

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari (kedua dari kanan) saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Wakil Kepala BGN Baru Soroti Data MBG Belum Terintegrasi

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 22:55 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, langsung menyoroti persoalan tata kelola dan pengendalian internal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertamanya bertugas.

Mantan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu menegaskan tugas utamanya adalah membangun sistem pengawasan yang kuat agar pelaksanaan program tidak bergantung pada individu.

"Kalau tata kelola tidak dimasukkan ke dalam sistem, maka semuanya akan bergantung pada orang. Itu yang harus kami perbaiki," kata Agustina dalam konferensi pers, di Kantor Pusat BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Mei 2026.


Auditor yang telah berpengalaman selama 34 tahun itu mengaku sudah melihat sejumlah persoalan mendasar, terutama terkait integrasi data dan proses validasi penerima manfaat MBG.

Menurutnya, berbagai aplikasi dan portal yang digunakan saat ini masih berjalan sendiri-sendiri sehingga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan data maupun pengawasan.

"Saya melihat sepintas sistem yang ada belum terintegrasi. Proses validasi juga masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi," ujarnya.

Agustina mengatakan BGN akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga yang telah memiliki basis data sosial maupun kesehatan, termasuk data pendidikan dan penanganan stunting.

Ia juga memastikan berbagai rekomendasi yang pernah diberikan oleh aparat penegak hukum, termasuk KPK, akan menjadi bahan perbaikan tata kelola lembaga.

"Kami sudah mendapatkan banyak masukan dan rekomendasi. Semua yang baik dan relevan akan kami laksanakan untuk memperkuat sistem pengendalian internal," tegasnya.

Bagi Agustina, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan besarnya anggaran, tetapi juga kualitas sistem yang mampu memastikan bantuan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya