Berita

Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Survei Poltracking: Kepuasan Terhadap Prabowo-Gibran Merata di Wilayah Indonesia

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 16:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan yang merata di wilayah Indonesia terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terekam dari data survei periode 11-17 Mei 2026, tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran merata dari Pulau Sumatera hingga Maluku-Papua.

“Mayoritas publik di sembilan wilayah cenderung puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Peneliti Poltracking Indonesia, Yoki Alvetro dalam Rilis Temuan Survei Nasional: Evaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis di akun YouTube Poltracking TV, Kamis 4 Mei 2026.

Di dalam data survei Poltracking, tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran di wilayah Sumatera yakni sebesar 72,7 persen. Selaras dengan itu, tingkat kepuasan di Jawa Barat juga tinggi untuk Prabowo-Gibran yaitu 73,2 persen.


Sementara itu, di wilayah Jawa Timur tercatat kepuasan menyentuh angka 82,7 persen. Kemudian, untuk di wilayah Jawa Tengah-DIY tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran sebesar 61,5 persen.

Kemudian, di wilayah DKI Jakarta-Banten, tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran berada pada angka 65,5 persen. Disusul Sulawesi dengan 84,4 persen dan Kalimantan 58,9 persen.

Lalu, pada wilayah Bali-Nusa, tingkat kepuasan terhadap pemerintah tercatat sebesar 75,2 persen. Berikutnya di provinsi paling timur yaitu Maluku-Papua tingkat kepuasan terhadap pasangan yang didukung mayoritas parpol itu ada di angka 75,1 persen.

Secara keseluruhan, Yoki menambahkan, tingkat kepuasan di semua wilayah di Indonesia itu tergambar dari tingkat kepuasan secara nasional. Dari survei yang sama, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 72,2 persen.

“Sebanyak (72.2%) publik mengatakan puas (gabungan sangat puas dan cukup puas) terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Yoki.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung. Dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode sampel survei menggunakan multistage random sampling.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya