Berita

Kunjungan Panglima AS Jenderal Dan Caine di Venezuela (Foto: X)

Dunia

Panglima AS Kunjungi Venezuela Lima Bulan Setelah Maduro Digulingkan

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pimpinan Kepala Staf Gabungan atau Panglima Militer Amerika Serikat Jenderal Dan Caine, mengunjungi Venezuela pada Rabu waktu setempat, 3 Juni 2026.

Kunjungan itu dilakukan tepat lima bulan setelah Presiden Nicolas Maduro digulingkan dalam operasi kilat dan dibawa ke New York untuk menjalani persidangan.

Menurut laporan Juru bicara Kepala Staf Gabungan AS, Joe Holstead, agenda diisi dengan pertemuan bersama para pemimpin pemerintahan sementara Venezuela. 


Pembahasan berfokus pada stabilitas negara Amerika Selatan tersebut serta implementasi rencana Washington untuk Venezuela pasca-pergantian pemerintahan.

"Caine menekankan pentingnya stabilitas Venezuela, keamanan bersama di seluruh Belahan Barat, dan komitmen Pasukan Gabungan untuk memastikan implementasi rencana AS untuk Venezuela," ungkap Holstead di X.

Caine menjadi pejabat tinggi terbaru Amerika Serikat yang berkunjung ke Venezuela sejak Nicolas Maduro dilengserkan pada awal Januari lalu. 

Sejak saat itu, pemerintahan Presiden Donald Trump mulai melonggarkan sanksi terhadap Venezuela, sementara Caracas mengesahkan reformasi di sektor hidrokarbon dan pertambangan untuk membuka peluang investasi swasta.

Selain bertemu para pejabat pemerintahan sementara, Caine juga mengunjungi Kedutaan Besar AS di Caracas yang baru kembali beroperasi. 

Namun, Caine tidak bertemu Presiden sementara Delcy Rodriguez karena yang bersangkutan telah berangkat ke India untuk menjalani kunjungan kenegaraan internasional pertamanya sejak menduduki posisi puncak kepemimpinan Venezuela pasca-penggulingan Maduro.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya