Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Logistik Kargo Berat Kian Krusial bagi Daya Saing Ekspor Indonesia

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok global terus menjadi tantangan bagi pelaku industri dan eksportir Indonesia. 

Dalam kondisi tersebut, kepastian pengiriman barang, terutama untuk kargo berukuran besar, menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing produk nasional di pasar internasional. Kebutuhan terhadap layanan logistik yang cepat dan dapat diprediksi pun terus meningkat seiring semakin terintegrasinya Indonesia dalam rantai pasok global. 

Nilai pasar logistik dan angkutan barang nasional diperkirakan mencapai 139 miliar Dolar AS pada 2026, ditopang pertumbuhan ekspor nonmigas dan sektor manufaktur yang menyumbang sekitar 18-19 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).


Bagi banyak industri, keterlambatan pengiriman tidak hanya mengganggu operasional, tetapi juga berpotensi memengaruhi produksi, pemenuhan kontrak, hingga daya saing di pasar ekspor. Tantangan tersebut paling terasa pada pengiriman barang berbobot besar yang kerap menghadapi kendala kapasitas angkut dan distribusi.

Merespons kebutuhan itu, DHL Express mengumumkan ekspansi global portofolio Time Definite International melalui peluncuran layanan Heavy Weight Express (HWX). 

Layanan pengiriman udara ekspres ini dirancang untuk menangani kiriman hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram per pengiriman.

Kehadiran layanan semacam ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap moda logistik yang tidak hanya mampu mengangkut barang dalam jumlah besar, tetapi juga menawarkan kepastian waktu pengiriman. Selain kapasitas, transparansi biaya dan pengelolaan distribusi dari proses kepabeanan hingga pengiriman akhir juga menjadi perhatian pelaku usaha untuk meminimalkan risiko gangguan distribusi.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengatakan kebutuhan terhadap layanan logistik yang menggabungkan kecepatan dan kepastian terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas bisnis lintas negara.

"Seiring bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi secara global, kebutuhan akan solusi logistik yang menghadirkan kecepatan, keandalan, dan kepastian menjadi semakin penting," kata Ahmad dalam keterangannya, dikutip Kamis 4 Juni 2026. 

Menurutnya, sektor manufaktur, otomotif, farmasi, hingga energi semakin bergantung pada ketepatan waktu pengiriman untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus memenuhi permintaan pasar internasional. 

Di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan global, keandalan logistik diperkirakan akan menjadi salah satu penentu kemampuan Indonesia memperkuat ekspor dan memperluas perannya dalam rantai pasok dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya