Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Beri Kesempatan Mitra MBG Nakal Bertobat Sebelum Ditindak

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 12:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras sekaligus kesempatan kepada mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terindikasi melakukan penyimpangan agar segera mengakui kesalahan dan kembali menjalankan program sesuai aturan.

Pesan itu disampaikan saat Rapat Konsolidasi Nasional Program MBG bertajuk Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam suasana yang sempat diselingi candaan, Prabowo meminta para mitra yang merasa telah bekerja dengan baik untuk mengangkat tangan. 


Namun setelah itu, ia melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang dinilai tidak menjalankan amanah program dengan benar.

“Turun mitra yang baik. Mitra yang brengsek, angkat tangan. Mitra yang brengsek, angkat tangan. Nggak ngaku ya," ujarnya. 

Kepala negara menegaskan bahwa pemerintah masih membuka pintu bagi para mitra yang melakukan pelanggaran untuk segera melapor dan memperbaiki kesalahannya. 

"Saudara-saudara, kalaupun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku. Saya beri kesempatan. Kembalilah ke jalan yang benar,” kata Prabowo.

Menurutnya, sikap jujur dan kooperatif menjadi langkah terbaik sebelum aparat bergerak melakukan penindakan.

“Kembalilah ke jalan yang benar dan kalau saudara yang cepat-cepat lapor, ngaku. Insyaallah selamat. Selamat. Kalau saudara merasa saudara bisa lebih pinter dari NKRI, ya coba aja,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan menjaga program prioritas nasional tersebut, Prabowo menyatakan siap memperkuat lembaga pengawasan dan penegakan hukum, mulai dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kejaksaan Agung. 

Ia bahkan mempersilakan penambahan personel maupun sumber daya yang diperlukan untuk mengawal penggunaan anggaran negara.

“Kepala BPKP, apa yang kau butuh? Kalau kau perlu tambahan personil, berapa saja kau butuh, saya penuhi. Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu, lapor, saya penuhi. Jaksa Agung, berapa saja yang kau perlu, saya penuhi,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri dengan uang rakyat. 

"Saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya