Berita

Kuwait kecam serangan Iran ke Bahrain (Unggahan akun X @MOFAKuwait)

Global

Serangan Iran ke Kuwait dan Bahrain Picu Reaksi Keras Uni Eropa

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Eropa mengutuk keras serangan terbaru Iran yang menargetkan infrastruktur sipil di Kuwait dan Bahrain. Menurut Uni Eropa, serangan terhadap fasilitas sipil merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya, UE menegaskan bahwa serangan yang disengaja terhadap lokasi sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional serta mengancam keamanan dan stabilitas regional.

"Serangan yang disengaja oleh Iran terhadap situs-situs sipil ini tidak dapat diterima, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional, dan mengancam keamanan serta stabilitas regional," menurut pernyataan tersebut, dikutip Kamis, 4 Juni 2026.


UE juga mendesak semua pihak untuk segera menurunkan ketegangan dan melaksanakan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817 guna mencegah konflik yang lebih luas.

Selain itu, blok tersebut juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan berharap seluruh korban luka dapat segera pulih.

Pernyataan itu muncul setelah Iran melancarkan gelombang serangan baru di kawasan Teluk Persia pada Rabu, di tengah berlanjutnya saling serang dengan Amerika Serikat. Eskalasi terbaru ini dinilai mengancam gencatan senjata yang masih rapuh serta menghambat upaya perundingan damai antara kedua negara.

Di Kuwait, seorang warga dilaporkan tewas dan sejumlah penerbangan terpaksa dihentikan setelah serangan rudal dan pesawat nirawak, termasuk yang menyasar bandara internasional negara tersebut. Sementara itu, militer AS menyatakan telah menembak jatuh sejumlah drone Iran di dekat Selat Hormuz dan sehari sebelumnya melancarkan serangan terhadap Pulau Qeshm di Iran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya