Berita

Kuwait kecam serangan Iran ke Bahrain (Unggahan akun X @MOFAKuwait)

Dunia

Kuwait Sebut Serangan Iran ke Bahrain Keji dan Berbahaya

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kuwait mengecam keras serangan yang dilancarkan Iran terhadap Bahrain dan menyebut tindakan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan serta stabilitas kawasan Teluk.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Kuwait yang diunggah di media sosial X, Kuwait menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan.

"Negara Kuwait mengecam dan menolak keras penargetan keji Iran terhadap Kerajaan Bahrain, sebuah eskalasi berbahaya yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap aturan hukum internasional dan ancaman terhadap keamanan dan stabilitas kawasan," demikian pernyataan tersebut, dikutip Kamis, 4 Juni 2026.


Kuwait juga menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk tindakan agresif dan menyerukan agar eskalasi segera dihentikan untuk mencegah ketegangan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

"Kementerian menegaskan kembali penolakan tegas Negara Kuwait terhadap praktik agresif ini, menekankan perlunya menghentikannya segera dan mencegah eskalasi dan ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut," lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, Kuwait juga menyatakan solidaritas penuh kepada Bahrain dan mendukung langkah-langkah yang diambil pemerintah negara tersebut untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayahnya.

"Negara Kuwait menegaskan solidaritas penuhnya dengan Kerajaan Bahrain dan dukungannya terhadap semua langkah yang diambil untuk menjaga keamanan, kedaulatan, stabilitas, dan keselamatan wilayahnya."

Sebelumnya, militer Iran melancarkan dua gelombang serangan yang menargetkan aset-aset militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk. Menurut militer AS, sejumlah rudal dan drone yang ditembakkan ke wilayah Kuwait dan Bahrain berhasil dicegat atau gagal mencapai sasaran yang dituju.

Di saat yang sama, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan telah melakukan apa yang disebut sebagai "serangan pertahanan diri" terhadap Pulau Qeshm, wilayah Iran yang berada di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya