Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Tertekan, Dow Jones Anjlok Lebih dari 600 Poin

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah dipicu kekhawatiran investor saat ketegangan konflik antara AS dan Iran kembali memanas.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 3 Juni, 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 620,72 poin atau 1,21 persen ke level 50.687,07. Indeks S&P 500 turun 0,74 persen ke 7.553,68, mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut. Sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melemah 0,89 persen menjadi 26.853,98.

Kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor utama yang membebani pasar. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,41 persen menjadi 96,02 Dolar AS per barel, sedangkan minyak Brent menguat 1,89 persen ke 97,81 Dolar AS per barel. Harga energi melonjak setelah eskalasi terbaru dalam konflik AS-Iran meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.


Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS juga meningkat. Imbal hasil Treasury tenor 10 tahun mendekati 4,5 persen, sedangkan tenor 30 tahun mendekati 5 persen. Kenaikan ini terjadi setelah data tenaga kerja dan aktivitas sektor jasa AS menunjukkan ekonomi masih cukup kuat, sehingga pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI), yang sebelumnya menjadi motor penguatan pasar, turut mengalami tekanan. Nvidia dan Dell Technologies masing-masing turun lebih dari 3 persen, Oracle merosot lebih dari 5 persen, sementara Microsoft melemah sekitar 3 persen.

Di sisi lain, beberapa saham mencatat pergerakan signifikan. GameStop melonjak 6 persen setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama sebesar 14 persen menjadi 835,3 juta Dolar AS dan mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai 2 miliar Dolar AS. Laba bersih perusahaan juga melonjak menjadi 389,6 juta Dolar AS dari 44,8 juta Dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, saham perusahaan komputasi kuantum seperti Rigetti Computing, D-Wave Quantum, dan IonQ mengalami aksi ambil untung setelah reli pada sesi sebelumnya. IBM juga turun lebih dari 7 persen, ikut menekan kinerja Dow Jones.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya