Berita

Barang bukti hasil OTT KPK terkait Keimigrasian di halaman Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Total Barbuk OTT Imigrasi: 33 Kendaraan dan Ratusan Gram Emas

RABU, 03 JUNI 2026 | 21:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 33 kendaraan hingga ratusan gram emas logam mulia turut diamankan dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di beberapa wilayah terkait Keimigrasian.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, sejak Selasa malam, 2 Juni 2026 hingga Rabu malam, 3 Juni 2026, pihaknya mengamankan 17 orang dari OTT di Jakarta Barat, Jawa Barat, dan Bali.

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya ada 7 mobil, kemudian ada 15 motor, dan juga 11 sepeda ya di antaranya 6 MTB dan juga 4 Brompton. Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas ada sekitar ratusan gram," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu malam, 3 Juni 2026.


Selain itu, kata Budi, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang terdiri dari valas dan juga uang yang ada di rekening. Namun demikian, untuk nominalnya masih dilakukan perhitungan.

Dari 17 orang yang terjaring OTT itu, 8 orang di antaranya merupakan penyelenggara negara. Sedangkan 9 orang lainnya merupakan pihak swasta.

Pejabat yang terjaring dalam OTT ini, di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi 2024-2025 Saffar Muhammad Godam yang saat ini diketahui menjabat sebagai Asesor Sumber Daya Manusia Ahli Utama pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.

Sementara itu, KPK masih memburu Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. KPK pun meminta yang bersangkutan untuk menyerahkan diri. Silmy Karim terlibat dalam kapasitasnya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi periode 2023-2024. Ia diduga rutin menerima setoran hingga mencapai miliaran rupiah.

Kegiatan OTT ini berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait proses pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya