Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Pesankan Peserta Lemhanas Lebih Peka terhadap Kondisi Masyarakat

RABU, 03 JUNI 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Tahun 2026 di Gedung Utama II, Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Pembekalan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai unsur pemerintahan, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta peserta mancanegara yang tengah mengikuti program pendidikan kepemimpinan nasional Lemhannas RI.

Kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia kepemimpinan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan global.


Dalam pembekalannya, Wapres menekankan para calon pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap kondisi nyata yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang baik tidak hanya lahir dari perencanaan yang matang, tetapi juga dari pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan dan persoalan di lapangan.

“Sebagai para calon pemimpin, ini harus ada kepekaan, peka terhadap apa yang terjadi di akar rumput,” tegas Gibran.

Dia mencontohkan penyederhanaan regulasi distribusi pupuk yang sebelumnya dihadapkan pada banyak aturan yang tumpang tindih dan menyulitkan petani. Menurutnya, berbagai persoalan semacam itu hanya dapat dipahami apabila pemimpin hadir dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

“Coba bayangkan 145 regulasi terkait pupuk. Sudah susah, mahal, kadang-kadang barangnya enggak ada, kita enggak ingin itu terjadi lagi,” ujar Wapres.

Menurut Gibran, berbagai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran pemimpin yang memahami kondisi riil masyarakat sehingga kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan di lapangan.

Karena itu, ia mendorong para peserta Lemhannas untuk lebih sering turun ke lapangan dan membangun komunikasi yang intensif dengan masyarakat guna memperoleh gambaran nyata mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di daerah.

“Itulah kenapa kalau saya di lokasi pasti menyempatkan waktu untuk berdiskusi dulu dengan kepala desa, nelayan, petani. Mereka keluhannya pasti banyak banget. Ini yang harus kita tindak lanjuti,” ujar Wapres.

Melalui pembekalan ini, Wapres kembali mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

“Bapak Ibu harus peka terhadap kondisi terkini. Bangun komunikasi yang baik, agar setiap langkah, setiap mengeksekusi kebijakan, itu benar-benar disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan dapat diterima oleh masyarakat,” pesan Wapres.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya