Berita

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

OTT Imigrasi Jakarta Barat Merembet ke Bali dan Jawa Barat

RABU, 03 JUNI 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di Kantor Imigrasi Jakarta Barat ternyata merembet ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Tim Satgas Penindakan KPK saat ini dilaporkan tengah memburu sejumlah pihak lainnya hingga ke wilayah Jawa Barat dan Bali.

"Dalam perkembangannya, tim juga saat ini sedang bergerak di lapangan di wilayah Bali dan juga Jawa Barat," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu siang, 3 Juni 2026.


Sejak mengencangkan operasi pada Selasa malam, 2 Juni 2026, hingga siang ini lembaga antirasuah telah mengamankan belasan orang dari pejabat Imigrasi Jakarta Barat dan pihak swasta.

Selain menciduk belasan orang, Tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti bernilai fantastis, mulai dari kendaraan mewah hingga logam mulia.

"Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada Dolar AS dan Dolar Singapura, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas," pungkas Budi.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.08 WIB tadi, ada sekitar 6 orang yang digiring masuk ke Gedung Merah Putih KPK menggunakan tiga unit mobil.

Guna kepentingan sterilisasi, para pihak yang terjaring operasi senyap tersebut langsung dimasukkan melalui pintu basement, bukan melalui pintu depan utama. Kedatangan ini menyusul gelombang pertama yang sudah tiba sejak Selasa malam.

Informasi yang dihimpun, sejumlah kendaraan yang menjadi barang bukti dalam perkara ini juga akan segera tiba di markas lembaga antirasuah sekitar pukul 12.00 WIB siang ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya