Berita

Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)

Politik

BGN Harus Buktikan Keberhasilan MBG di Dalam Negeri Sebelum Go Internasional

RABU, 03 JUNI 2026 | 09:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah Indonesia di Jeddah, Arab Saudi disorot Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani.

Menurutnya, Badan Gizi Nasional (BGN) sebaiknya memprioritaskan pemerataan program di dalam negeri sebelum memperluas cakupan ke luar negeri.

“Menurut hemat saya, kita urus dulu yang di dalam negeri, masih banyak anak sekolah di dalam negeri yang belum mendapatkan jatah MBG,” kata Irma dikutip Rabu, 3 Juni 2026.


Legislator Fraksi Partai NasDem itu menilai BGN perlu lebih dulu membuktikan efektivitas program MBG terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi anak di Indonesia. Ia menegaskan tujuan utama program tersebut harus tercapai sebelum dijadikan model di negara lain.

“Fokus dululah urus yang di dalam negeri agar fungsi MBG di dalam negeri dapat dibuktikan, betul-betul dapat meningkatkan imunitas anak dan IQ anak juga menurunkan tingkat kelahiran anak stunting dengan fokus pada nilai gizi yang didistribusikan setiap SPPG,” ujarnya.

Selain itu, Irma mengingatkan pemerintah agar mempertimbangkan kemampuan fiskal negara sebelum memperluas program ke luar negeri. Ia juga mempertanyakan mekanisme pengawasan jika MBG diterapkan di negara lain.

“Jika bicara hak, anak-anak BMI (buruh migran Indonesia) di seluruh dunia juga berhak mendapatkan program yang sama. Namun lihat juga kemampuan fiskal negara untuk bisa melaksanakan itu, belum lagi nanti kontrolnya di tiap negara yang minta juga. Nggak usah jauh-jauh ke Saudi, anak-anak BMI di Malaysia jauh lebih banyak dan butuh perhatian,” tutupnya.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya