Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Teknologi dan Perbankan Angkat Saham Eropa ke Zona Positif

RABU, 03 JUNI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Selasa 2 Juni 2026 waktu setempat. 

Indeks Euro STOXX 50 naik 1,2 persen ke level 6.100, sementara STOXX 600 menguat 0,7 persen menjadi 625. 

Sentimen positif terutama datang dari sektor teknologi yang mendapat dorongan kuat dari tren kecerdasan buatan (AI) dan prospek pertumbuhan industri semikonduktor.


Saham-saham chip menjadi motor utama penguatan. STMicroelectronics melonjak 15 persen setelah menaikkan target pendapatan bisnis pusat datanya, sementara Infineon Technologies melesat 9,5 persen dan mencapai rekor tertinggi baru. 

Saham ASML turut menguat 5 persen, didukung optimisme terhadap peningkatan kapasitas produksi wafer global dan permintaan AI yang tetap kuat. Prosus juga melesat 9,4 persen setelah Tencent mengumumkan uji coba agen AI terbaru.

Di Jerman, indeks DAX 40 ditutup naik 0,5 persen ke 25.124. Selain ditopang lonjakan Infineon, saham Deutsche Post menguat lebih dari 3 persen setelah memperoleh rekomendasi beli dari analis. Namun, kenaikan indeks tertahan oleh pelemahan SAP sebesar 3 persen dan Bayer yang turun 2,9 persen akibat berlanjutnya risiko litigasi di Amerika Serikat.

Penguatan juga terjadi di Prancis, dengan CAC 40 naik 0,8 persen ke 8.209. Saham industri dan barang mewah ikut menopang indeks. Schneider Electric naik 4 persen, sementara LVMH dan Kering masing-masing menguat 1,1 persen dan 2,7 persen seiring munculnya tanda-tanda stabilisasi permintaan dari China.

Di London, FTSE 100 mencatat kenaikan tipis dengan dukungan kuat dari sektor pertambangan dan perbankan. Saham Antofagasta melonjak lebih dari 6 persen dan Rio Tinto menguat 3 persen. 

Saham perbankan seperti HSBC, Barclays, dan Standard Chartered juga mencatat kenaikan lebih dari 2 persen. Sebaliknya, British American Tobacco turun sekitar 3 persen meski mempertahankan proyeksi kinerja tahunannya.

Selain faktor sektoral, pasar juga mendapat dukungan dari meredanya kekhawatiran geopolitik setelah muncul harapan tercapainya kesepakatan sementara antara AS dan Iran. Pernyataan Presiden Donald Trump bahwa negosiasi masih berlangsung membantu meningkatkan selera risiko investor, meskipun ketidakpastian terkait konflik di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya hilang.

Dari sisi makroekonomi, inflasi awal Zona Euro pada Mei menunjukkan tekanan harga masih bertahan. Inflasi utama tercatat 3,2 persen sesuai ekspektasi, sementara inflasi inti naik menjadi 2,5 persen, sedikit di atas perkiraan pasar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya