Berita

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengenakan jaket Gojek generasi pertama. (Foto: Istimewa)

Hukum

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

RABU, 03 JUNI 2026 | 05:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ada momen tak biasa dalam sidang lanjutan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Menghadiri agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi, Nadiem justru tampil mencolok dengan mengenakan jaket Gojek generasi pertama.

"Secara atraktif di hadapan wartawan, Nadiem memakai jaket gojek milik Mulyono," kata Direktur ABC Riset & Consulting Erizal, dikutip Rabu 3 Juni 2026.

Nadiem kemudian memanggil nama Mulyono, driver gojek nomor 001, di hadapan wartawan. 


"Nadiem tahu dan se-Indonesia orang juga tahu, bahwa Mulyono identik dengan Jokowi. Apakah Nadiem ingin menyeret nama Jokowi dalam kasusnya?" kata Erizal.

Boleh dibilang, kata Erizal, Nadiem bukan hanya orangnya Jokowi, tapi juga kesayangannya. 

"Apa pun yang diinginkan Nadiem, langsung dikabulkan Jokowi. Memang, Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong, awalnya juga orangnya Jokowi, tapi akhirnya berlawanan. Beda sekali dengan Nadiem," sambungnya.

Tak ada cerita Nadiem Makarim dan Jokowi berlawanan. Sebelum Pilpres, saat Pilpres, atau setelah Pilpres. 

Setelah kasus ini diusut Jaksa, maka baru dihubung-hubungkan dengan Jokowi. Bahkan, nama Jokowi juga disebut dalam persidangan. 

Nadiem mengungkapkan bahwa jaket bernomor 001 itu merupakan milik Mulyono, pengemudi Gojek pertama yang bergabung sejak masa awal perusahaan berdiri. Bahkan, menurut Nadiem, jaket bersejarah itu dipasangkan langsung oleh sang pemilik sesaat sebelum dirinya memasuki ruang sidang.

"Ini jaketnya Pak Mulyono, Gojek 001. Tadi waktu saya masuk beliau membuka jaketnya dan memasangkan ke saya," kata Nadiem di PN Tipikor.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya