Berita

Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026. (Foto: Istimewa)

Presisi

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

RABU, 03 JUNI 2026 | 04:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang pada 1-13 Juni 2026.

Ribuan personel tersebut terdiri dari 1.320 anggota Polri dan 761 personel dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta petugas pengamanan internal (steward).

Pengamanan dilakukan melalui Operasi Kepolisian Kewilayahan "ASEAN U19 TOBA-2026" yang digelar selama turnamen berlangsung. Aparat tidak hanya menjaga venue pertandingan, tetapi juga mengawal seluruh aktivitas tim peserta, ofisial, hingga tamu negara yang hadir dalam ajang sepak bola kelompok umur terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif, dukungan intelijen, serta penegakan hukum guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

"Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara di mata nasional maupun internasional," kata Ferry, dikutip dari RMOLSumut, Rabu 3 Juni 2026.

Sejumlah lokasi strategis masuk dalam prioritas pengamanan, mulai dari Bandara Internasional Kualanamu, Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, Stadion Madya Atletik, Stadion Mini Pancing, Stadion Kebun Bunga, Lapangan Cadika, hingga hotel-hotel tempat menginap peserta dan ofisial.

Selain pertandingan, aparat juga mengamankan sesi latihan, konferensi pers, ASEAN Football Festival, serta seremoni pembukaan dan penutupan turnamen.

Untuk memperkuat pengawasan, Polda Sumut menerapkan sistem pengamanan berlapis melalui pembagian Ring 1, Ring 2, dan Ring 3. Area dalam stadion menjadi fokus Ring 1, sementara akses masuk penonton dan kawasan sekitar venue berada dalam pengawasan Ring 2 dan Ring 3.

Pemeriksaan ketat juga diberlakukan bagi seluruh penonton yang masuk ke stadion. Polisi memastikan tidak ada barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, maupun atribut yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Tak hanya itu, pengawalan khusus disiapkan bagi pemain, ofisial, perangkat pertandingan, delegasi, serta tamu VIP dan VVIP sejak tiba di Bandara Kualanamu hingga menuju hotel, lokasi latihan, dan stadion.

Di sektor lalu lintas, petugas gabungan akan melakukan rekayasa arus kendaraan, sterilisasi jalur menuju venue, serta penataan area parkir untuk mengantisipasi kemacetan selama turnamen berlangsung.

Polda Sumut juga menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terhubung dengan jaringan CCTV, hingga skenario evakuasi darurat sebagai langkah mitigasi risiko.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya