Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah. (Foto: Istimewa)

Politik

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

RABU, 03 JUNI 2026 | 04:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kehadiran delegasi Indonesia dalam The 14th International Meeting of High-Ranking Officials Responsible for Security Matters di Moskow, Rusia, bukan sekadar partisipasi diplomatik rutin. 

Di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan besar dunia, forum yang dihadiri lebih dari 120 negara tersebut menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menegaskan posisi strategisnya sebagai negara yang mengedepankan kerja sama keamanan yang inklusif dan tidak berpihak pada blok mana pun.

Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah mengatakan, pesan yang disampaikan Indonesia di Moskow memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar pernyataan normatif mengenai kerja sama keamanan.


“Jika dibaca dalam konteks geopolitik global saat ini, Indonesia sedang mengirimkan sinyal kepada seluruh kekuatan besar dunia bahwa Jakarta tidak ingin terseret dalam politik blok. Indonesia ingin tetap menjadi mitra bagi semua pihak, baik Barat maupun Timur, tanpa kehilangan independensi strategisnya,” ujar Amir, dikutip Rabu 3 Juni 2026.

Amir menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah bergerak menuju struktur multipolar yang ditandai oleh munculnya sejumlah pusat kekuatan baru selain Amerika Serikat.

Selain Amerika Serikat dan sekutunya di Barat, kini muncul pengaruh besar dari China, Rusia, India, negara-negara Teluk, hingga kelompok negara berkembang yang tergabung dalam berbagai forum internasional baru.

Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan peluang sekaligus tantangan.

Di satu sisi, negara-negara berkembang memiliki ruang manuver yang lebih besar karena tidak lagi bergantung pada satu kekuatan dominan. 

Namun di sisi lain, persaingan antar-kekuatan besar juga semakin intensif dan berpotensi menciptakan tekanan terhadap negara-negara yang berada di posisi strategis seperti Indonesia.

“Dalam situasi seperti sekarang, negara-negara menengah atau middle power menjadi sangat penting. Indonesia termasuk salah satunya. Karena posisi geografisnya strategis, sumber daya alamnya besar, dan pengaruh diplomatiknya kuat di kawasan Asia Tenggara,” kata Amir.

Delegasi Republik Indonesia yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Tri Budi Utomo, bersama unsur Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Luar Negeri, BSSN, dan Polri, membawa pesan yang konsisten dengan tradisi politik luar negeri Indonesia selama puluhan tahun: menjaga keseimbangan, memperluas kerja sama, dan menghindari polarisasi geopolitik.

Dalam forum tersebut, Indonesia menekankan bahwa dunia sedang memasuki fase transisi menuju tatanan multipolar yang ditandai dengan penyebaran kekuatan global ke berbagai pusat pengaruh baru. Namun, di balik peluang yang muncul, terdapat pula risiko meningkatnya fragmentasi, kompetisi strategis, dan ketidakpastian internasional.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya