Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia)

Nusantara

Jumlah Warga RI yang Berplesiran ke Luar Negeri Anjlok 30,54 Persen

SELASA, 02 JUNI 2026 | 22:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri mengalami penurunan pada April 2026.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan jumlah perjalanan wisnas pada April 2026 tercatat sebanyak 644 ribu perjalanan. Angka tersebut turun 18,85 persen dibandingkan Maret 2026 (mtm) dan merosot 30,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Sementara jika dibandingkan sejak awal tahun hingga April 2026, jumlahnya menyusut 3,49 persen.


"Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas selama Januari hingga April 2026 mencapai 3,14 juta perjalanan atau menurun 3,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026.

Tak hanya perjalanan ke luar negeri, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang bepergian di dalam negeri juga mengalami penurunan pada April 2026.

BPS mencatat jumlah perjalanan wisnus pada April 2026 mencapai 97,55 juta perjalanan atau turun 22,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm).

"Sedangkan jika dibandingkan dengan April 2025, perjalanan wisnus ini juga mengalami penurunan sebesar 24,14 persen (secara tahunan atau yoy)," kata Pudji.

Meski demikian, secara kumulatif kinerja pariwisata domestik masih menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Pudji, capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Capaian kunjungan wisnus Januari hingga April 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2021," pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya