Berita

Kepala KSP Dudung Abdurachman (Foto: KSP)

Politik

Istana: Serangan Siber di Indonesia Tembus 5,5 Miliar Kasus pada 2025

SELASA, 02 JUNI 2026 | 18:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seiring pesatnya transformasi digital di berbagai sektor, ancaman kejahatan siber di Indonesia menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman dalam pernyataan video, Selasa, 2 Juni 2026. 

Dudung menjelaskan, bentuk kejahatan siber yang saat ini marak terjadi mencakup pencurian data pribadi, penipuan online, penyebaran hoaks, provokasi, peretasan sistem, hingga propaganda radikalisme melalui platform digital. 


Kondisi itu menuntut peningkatan kewaspadaan seluruh pihak karena ruang digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Merujuk pada data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Dudung menyebut jumlah serangan siber sepanjang 2025 mencapai 5,5 miliar serangan atau meningkat tujuh kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

"Jumlah serangan siber sepanjang tahun 2025 mencapai 5,5 miliar serangan. Angka tersebut melonjak tujuh kali lipat atau naik 714 persen dibandingkan rata-rata tahunan selama periode 2020-2024," jelasnya. 

Dudung menambahkan, tren peningkatan serangan siber masih berlanjut pada awal 2026, dengan total 1,52 miliar serangan tercatat sepanjang periode 1 Januari hingga 15 April 2026.

Dia menegaskan pemerintah terus memperkuat sistem keamanan siber nasional melalui berbagai kementerian dan lembaga. 

Di saat yang sama, Dudung mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang kian berkembang.

“Kita harus lebih bijak menggunakan media sosial, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi informasi palsu maupun tindakan penipuan digital," tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya