Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok. Bakom)

Politik

Kedekatan Prabowo dan Megawati Wujud Persatuan di Hari Lahir Pancasila

SELASA, 02 JUNI 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan hangat antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dinilai murni sebagai refleksi nyata dari semangat persatuan bangsa.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari menegaskan, momen kebersamaan para tokoh nasional tersebut tidak ditunggangi oleh agenda politik praktis atau kepentingan terselubung.

Pemandangan adem tersebut sangat selaras dengan tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa dan Pondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa perbedaan garis politik tidak akan pernah menghalangi komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.


“Pemandangan tersebut merupakan manifestasi dari tema Harlah Pancasila 2026: Pancasila pemersatu bangsa dan pondasi perdamaian dunia,” ujar Qodari dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Hubungan antara Prabowo dan Megawati memiliki rekam jejak sejarah yang sangat panjang dalam panggung politik nasional. Dinamika politik boleh saja membuat keduanya sempat berada di kubu yang berseberangan, namun ikatan kebangsaan mereka tidak pernah luntur.

“Selain itu, Presiden Prabowo dan Bu Mega memiliki sejarah hubungan yang panjang. Ada kalanya bersama dan berkompetisi, namun tetap satu dalam menjaga Pancasila serta persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Menanggapi berbagai spekulasi dan analisis liar yang berkembang di publik mengenai adanya 'deal-deal' politik di balik kedekatan tersebut, Qodari langsung menepisnya. Ia memastikan kedua tokoh bangsa itu bertemu murni dalam kapasitas kenegaraan.

“Sepengetahuan saya tidak ada (agenda politik khusus). Masing-masing sedang menjalankan tugas dan peran,” tegas Qodari.

Ia menambahkan, saat ini Presiden Prabowo sedang fokus penuh menjalankan roda pemerintahan lewat berbagai program pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Di sisi lain, Megawati bersama PDIP juga tetap konsisten menjalankan peran politiknya.

“Presiden Prabowo sebagai pemerintah fokus pada menjalankan program pembangunan dan melindungi serta memajukan kesejahteraan umum. Sebaliknya Bu Mega dan PDIP memilih berada di luar pemerintahan,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya