Berita

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Kemenhan, Jakarta Pusat pada Selasa, 2 Juni 2026 (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

Usai Bertemu Presiden Prabowo, Wakil PM Qatar Bahas Kerja Sama Pertahanan Dengan Sjafrie

SELASA, 02 JUNI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Kemenhan, Jakarta Pusat pada Selasa, 2 Juni 2026.

Sjafrie dan Sheikh Saoud menandatangani nota kesepahaman atau MoU dalam bidang pertahanan.

"Hari ini akan ditandatangani MoU sebagai jembatan atas menuju ke Defence Cooperation Agreement dan juga akan dilaksanakan satu MoU antara industri pertahanan di Indonesia dan industri pertahanan Qatar," kata Sjafrie.


Di kesempatan lain, Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bila pertemuan juga membahas penguatan kerja sama pertahanan bilateral termasuk
peningkatan mekanisme kerja sama pendidikan dan latihan militer.

"Pertukaran kunjungan juga dibahas, baik itu untuk pejabat maupun personel. Kemudian dibahas tentang forum dialog pertahanan serta peluang kolaborasi industri pertahanan," kata Rico.

Rico menjelaskan salah satu agenda penting dalam kunjungan, yakni penandatanganan dokumen kerja sama yaitu Statement of Intent kerja sama pertahanan antara Republik Indonesia dan Qatar, antara Menteri Pertahanan Indonesia dan Menteri Negara
Urusan Pertahanan Qatar, sebagai tindak lanjut dari Letter of Intent yang sudah
ditandatangani pada waktu tahun 2021.

"Kemudian juga ada penandatanganan MoU kerja sama industri pertahanan antara
Barzan Holding Qatar dengan industri pertahanan Kemhan melalui Kabaloghan," kata Rico.

Rico pun berharap momentum ini akan menjadikan kerja sama pertahanan Indonesia dan Qatar ke tingkat yang lebih maju, lebih konkret, dan memberikan manfaat bagi kepentingan kedua negara.

Sebagaimana diketahui, sebelum bertemu Menhan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terlebih dahulu menerima kunjungan Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan pada Senin, 1 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya