Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Gerindra Jawab Kritik Dino: Setiap Kunjungan Prabowo Bawa Agenda Strategis Negara

SELASA, 02 JUNI 2026 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Gerindra merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait intensitas kunjungan kerja luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan bahwa seluruh kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan bagian dari diplomasi antarnegara untuk memperjuangkan kepentingan nasional.

"Kritik Pak Dino Patti Djalal mengenai intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo perlu dilihat dalam konteks diplomasi negara. Presiden membawa misi negara, bukan melakukan perjalanan pribadi," ujar Bahtra kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa 2 Juni 2026.


Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menambahkan, seluruh agenda kunjungan Presiden dapat disaksikan secara terbuka oleh masyarakat melalui siaran yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, transparansi tersebut menunjukkan bahwa setiap lawatan Presiden dilakukan dalam rangka menjalankan tugas kenegaraan dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

"Setiap kunjungan luar negeri Presiden melibatkan delegasi lintas kementerian, lembaga, BUMN, serta pelaku usaha," kata Bahtra.

Ia menjelaskan, dalam setiap kunjungan tersebut terdapat berbagai agenda strategis yang dijalankan secara paralel, mulai dari pembahasan investasi, perdagangan, energi, pertahanan, hingga kerja sama teknologi.

"Agenda-agenda tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan nasional dan memperkuat kerja sama strategis Indonesia dengan berbagai negara," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya