Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

SELASA, 02 JUNI 2026 | 10:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia masih bertahan di dekat level tertinggi setelah melonjak tajam pada perdagangan sebelumnya. 

Pelaku pasar kini terus mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, serta kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz yang merupakan jalur penting pengiriman minyak global.

Pada awal perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, harga minyak mentah Brent naik tipis 6 sen atau 0,06 persen menjadi 95,04 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 17 sen atau 0,18 persen ke level 91,99 Dolar AS per barel.


Meski bergerak terbatas pada perdagangan terbaru, kedua kontrak acuan tersebut sebelumnya sempat melonjak lebih dari 5 persen dalam satu sesi. Kenaikan itu dipicu oleh ketidakpastian terkait pembicaraan antara Washington dan Teheran, yang berpotensi memengaruhi pasokan minyak global.

Presiden AS Donald Trump pada Senin mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran masih berlangsung. Namun, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan negosiasi tidak langsung dengan Washington.

Kenaikan harga minyak sempat berkurang setelah Trump menyatakan bahwa dirinya tidak mendapat informasi mengenai penghentian pembicaraan tersebut. Ia juga mengatakan Israel telah menyetujui penarikan pasukan yang sebelumnya bersiap melakukan serangan ke Lebanon selatan.

Dalam wawancara terpisah dengan CNBC, Trump bahkan menyebut dirinya tidak keberatan jika perundingan dengan Iran berakhir. Namun tak lama kemudian, ia mengunggah pernyataan di media sosial bahwa pembicaraan dengan Iran masih berlanjut.

Trump juga mengatakan kepada ABC News bahwa ia memperkirakan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz dapat tercapai "dalam minggu depan".

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya