Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sentimen Geopolitik Tekan Ekuitas Eropa, DAX hingga FTSE 100 Ditutup Merah

SELASA, 02 JUNI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin 1 Juni 2026 waktu setempat, setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu aksi jual di pasar. 

Laporan bahwa Iran menghentikan komunikasi dengan Amerika Serikat dan mengancam memperpanjang blokade di Selat Hormuz memudarkan harapan tercapainya kesepakatan yang dapat meredakan gangguan pasokan energi global.

Indeks Euro STOXX 50 turun 0,5 persen ke level 6.023, sementara STOXX Europe 600 melemah 0,9 persen menjadi 620. Lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi kawasan euro memperkuat kekhawatiran pasar terhadap risiko perlambatan ekonomi dan tekanan inflasi yang berkepanjangan.


Mayoritas bursa utama Eropa bergerak di zona merah. DAX Jerman turun 0,4 persen ke 24.994, CAC 40 Prancis melemah 0,4 persen ke 8.147, FTSE MIB Italia kehilangan 0,5 persen ke 49.775, sedangkan FTSE 100 Inggris terkoreksi lebih dari 0,5 persen.

Sektor industri, dirgantara, dan keuangan menjadi pemberat utama pasar. 

Saham Airbus turun 4,3 persen. Begitu juga dengan saham Safran, Rheinmetall, MTU Aero Engines, Intesa Sanpaolo, dan UniCredit yang mencatat penurunan seiring meningkatnya biaya energi dan kenaikan imbal hasil obligasi. 

Di London, saham pertahanan seperti BAE Systems, Babcock, dan Rolls-Royce juga mengalami tekanan signifikan.

Di tengah pelemahan pasar yang luas, sektor energi menjadi pengecualian. Kenaikan harga minyak mendorong penguatan saham-saham energi seperti Shell, BP, Eni, dan TotalEnergies. 

Sementara itu, saham SAP melonjak lebih dari 8 persen setelah mendapat sentimen positif dari perkembangan industri semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Secara keseluruhan, investor memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko sambil mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi global dan prospek pertumbuhan ekonomi Eropa.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya