Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Syahwat Kekuasaan Jokowi Masih Besar

SELASA, 02 JUNI 2026 | 05:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Syahwat kekuasaan yang begitu besar menyebabkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menjadi manusia megalomania yang tidak pernah puas dengan karunia Sang Pencipta Allah SWT.

Demikian penegasan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais melalui kanal YouTube pribadinya, dikutip Selasa 2 Juni 2026.

"Dengan tanpa malu Jokowi menekuk-nekuk hukum dan undang-undang, bahkan menukangi konstitusi supaya bisa berkuasa selama 15 tahun. Itu angan-angan edan Jokowi," kata Amien.


Sementara langkah keblinger yang sudah dilakukan Jokowi adalah memaksa Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipimpin Anwar Usman sehingga bisa menggolkan Gibran Rakabuming Raka menjadi Wapres mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Bukan cuma itu, lanjut Amien, menjelang berakhirnya kekuasaan kepresidenannya pada 20 Oktober 2024, Jokowi pernah mencoba tambah satu periode lagi. 

"Alasannya antara lain wabah Covid-19 menyebabkan pemerintahannya tidak produktif," kata Amien.

Diketahui, Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan akan segera memulai agenda berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya membaik. Rencana tersebut diawali dengan kunjungan ke Lampung, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya