Berita

Konferensi pers Bali International Film Festival (Balinale). (Foto: RMOL)

Nusantara

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

LAPORAN: VAYANTRI DIVIANTA*
SENIN, 01 JUNI 2026 | 22:18 WIB

Bali International Film Festival (Balinale) edisi ke-19 kembali digelar di Sanur, Bali, dengan menggandeng Icon Bali Mall dan Cinema XXI sebagai pusat pemutaran, serta The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel sebagai venue terpilih untuk rangkaian program festival.

Dalam even tahunan yang akan berlangsung tanggal 1-7 Juni 2026 tersebut, Balinale kali ini mengusung tema "Stories Worth Experiencing"  dengan menghadirkan 94 film dari 38 negara termasuk 20 World Premiere, 10 International Premiere, dan 26 Asian Premiere. 

Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi sineas, penonton, pelaku industri, komunitas, dan mitra lintas negara untuk merayakan cerita-cerita yang menggerakkan, menantang, dan menginspirasi.


Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti mengatakan tahun ini, Balinale adalah festival film internasional berkualifikasi Academy Award pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk kategori Best Short Film. 

"Hadirkan program kompetisi internasional, Balinale juga perkenalkan kategori penghargaan Best Indonesian Short 'Tapestry of Indonesia', yang merayakan kekayaan dan keberagaman cerita dari Indonesia," kata Deborah dalam sesi jumpa pers di XXI Icon Mall, Sanur, Senin 1 Juni 2026.

Deborah memprediksi dalam festival tahun ini ribuan penonton akan hadir dalam Balinale, di mana pembuat film dan juga pecinta sineas akan berkumpul dalam festival ini datang dari berbagai negara siap menampilkan karya andalan mereka selama 7 hari ke depan. 

Tak hanya optimis akan kehadiran pecinta sineas yang akan datang ke acaranya, ia juga menjelaskan even itu akan turut membantu perekonomian Bali. Lantaran tak sedikit puluhan sineas dari berbagai negara datang mengunjungi Bali. 

Menurut Deborah programnya tahun ini bisa menjadi pemantik pengunjung datang ke Bali. Pentingnya kompetisi film berstandar internasional akan membawa dampak baik untuk perfilman di Indonesia. 

Dia menyandingan potensi Balinale dengan festival-festival yang sudah mendunia lebih besar seperti Busan International Film Festival di Korea Selatan atau Festival Film Cannes di Prancis.

Deborah menjelaskan Balinale menjadi ajang penyaringan yang melibatkan banyak pihak untuk mendapatkan siapa pemenang festival tahunan tersebut. 

Pihaknya memiliki tim khusus yang akan menyeleksi film-film yang masuk ke panitia festival. Setelah itu, akan melalui tahap kurasi dan pemrograman.

"Ada juri berbeda-beda yang akan melihat film-film itu. Itu yang penting," ucap Deborah.

Even Balinale ke-19 tersebut akan menjadi panggung untuk sinema domestik. Lantaran, total puluhan film yang ditayangkan sebagian besar karya sineas lokal menjadi prioritas lebih dibandingkan dari sinema luar. 

"Dari 94 film 26 adalah film Indonesia,. Film Indonesia memiliki cerita pribadi, itu akar dari film-film Indonesia. Itu juga yang menjadi keunikan," pungkas Deborah.

*Kontributor Bali

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya