Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya Lawatan Luar Negeri hingga Pangkas Delegasi

SENIN, 01 JUNI 2026 | 21:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah polemik mengenai frekuensi perjalanan luar negeri, Presiden Prabowo Subianto disebut menanggung sendiri seluruh kelebihan biaya yang melampaui anggaran negara.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahan video di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Selasa, 1 Juni 2026. 

"Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," ujar Teddy merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus diplomat senior Dino Patti Djalal terhadap intensitas kunjungan luar negeri presiden dan dampaknya terhadap pengeluaran negara.


Selain soal biaya, Seskab juga menyoroti langkah efisiensi yang dilakukan dalam penyelenggaraan kunjungan kenegaraan ke luar negeri.

Menurutnya, jumlah personel yang menyertai Presiden Prabowo telah dipangkas secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Teddy menjelaskan, pada masa lalu satu kali perjalanan luar negeri presiden dapat melibatkan lebih dari 120 orang. Sementara pada pemerintahan Prabowo, jumlah delegasi telah dibatasi maksimal 60 orang.

"Jadi kalau dulu, itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal. Ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua," kata dia.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menilai frekuensi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo tergolong sangat tinggi sejak menjabat sebagai kepala negara. 

Prabowo disebut setidaknya melakukan satu kali kunjungan luar negeri setiap pekan sejak dilantik menjadi presiden.

"Bapak Presiden telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan keluar negeri. Semenjak menjabat menjadi Presiden, 1 dari 6 hari dihabiskan beliau di luar negeri," ungkap Dino dalam pernyataan video yang diunggah melalui akun X.

Ia juga menyinggung besarnya biaya yang harus dikeluarkan negara untuk setiap lawatan, mulai dari kebutuhan tim pendahulu, pesawat, hotel, logistik, konsumsi, protokol, hingga pengamanan. 

"Satu perjalanan (Prabowo dan rombongan) keluar negeri bisa keluar puluhan bahkan ratusan miliar," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya