Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wilayah DPW PPP Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Hatta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Muhammad Hatta:

Banyak Warga Jakarta Tak Paham Program Pilah Sampah

SENIN, 01 JUNI 2026 | 18:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sosialisasi dan edukasi Program Gerakan Pilah Sampah Massal yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung perlu ditingkatkan agar bisa dipahami warga dengan baik.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta, Muhammad Hatta dalam keteranganngnya, Senin 1 Juni 2026.

"Program ini bisa berjalan maksimal kalau Pemprov DKI Jakarta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait jenis-jenis sampah yang harus dipilah. Selain itu harus ada dukungan penuh berupa fasilitas penunjang,” kata Hatta.


Hatta melihat masih banyak warga yang belum memahami mekanisme pemilahan sampah. Oleh karenanya, langkah edukasi dan sosialisasi yang gencar, dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Jangan sampai program ini cuma sebatas ide saja, karena penerapannya tidak maksimal,” kata Hatta.

Bukan cuma itu, Hatta juga menyoroti kendala yang bakal dihadapi warga di kawasan permukiman padat.

"Seperti keterbatasan lahan yang membuat warga kesulitan menampung sampah maupun bagaimana nanti hasil olahannya," kata Hatta.

Untuk mengatasinya, Hatta menyarankan Pemprov DKI menyediakan sarana penunjang, mulai dari tong sampah dan fasilitas pemilahan di lingkungan warga.

“Langkah solusinya yakni dengan menyiapkan tempat-tempat sampah. Seperti tong sampah dan sejenisnya di rumah-rumah warga atau lahan yang bisa digunakan,” kata Hatta yang juga Founder Generasi Muda Berkreasi (GMB) ini.

Hatta juga menyarankan Pemprov DKI perlu menerapkan sistem reward dan punishment, supaya program Pilah Sampah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Jadi reward dan punishment, tidak boleh tidak, harus ada," kata Hatta.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya