Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Serukan RI Berdikari: Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan sama Kita!

SENIN, 01 JUNI 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyerukan pentingnya semangat berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri sebagai fondasi utama untuk menjaga kedaulatan dan masa depan Indonesia. 

Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Prabowo mengutip ajaran Proklamator RI Bung Karno tentang pentingnya semangat berdikari sebagai esensi negara yang berdaulat di tengah persaingan global.


"Sebagaimana pendiri bangsa kita sebagaimana proklamator kita Bung Karno pernah menganjurkan kepada kita. Kita harus berani berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu adalah intisari daripada negara yang berdaulat," tegasnya.

Untuk itu, Prabowo menilai, Indonesia tidak boleh menggantungkan nasib kepada negara lain karena pada akhirnya setiap bangsa akan lebih mengutamakan kepentingannya masing-masing.

Dia mengingatkan, ketika rakyat menghadapi kesulitan atau bahkan ancaman kelaparan, tidak ada kekuatan asing yang akan secara otomatis datang menyelesaikan persoalan Indonesia. 

Karena itu, bangsa Indonesia harus mengandalkan kemampuan dan kekuatannya sendiri untuk melindungi serta menyejahterakan rakyat

"Kita tidak mau jadi bangsa yang tergantung oleh bangsa lain. Karena sesungguhnya tidak ada bangsa lain yang akan kasihan sama kita kalau kita dalam kesulitan. Kalau rakyat kita lapar, kalau rakyat kita dalam kesulitan, tidak ada bangsa lain kekuatan lain yang akan kasihan atau membantu kita," ujarnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya