Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

SENIN, 01 JUNI 2026 | 04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi melakukan safari ke sejumlah daerah menjelang tahun politik 2029 belum tentu menaikkan suara PSI yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

"Apalagi menyedot suara PDIP. Sulit. PDIP terlalu solid," kata Direktur ABC Riset & Consulting Erizal, dikutip Senin 1 Juni 2026.

Tengok saja, sudah masuk tahun ketiga Kaesang pimpin PSI, belum terlihat sinyal suara PSI bakal naik. 


"Bahkan, setelah nyata-nyata Jokowi berpidato akan serius memenangkan PSI," kata Erizal.

Suka kepada Jokowi itu satu hal, tapi pilihan partai hal lain. Teori ini juga berkali-kali terbukti dalam Pilkada. Bahkan, PSI sudah membuktikan sebanyak dua kali Pemilu. 

"Oh, dulu Jokowi kan belum bergerak bersama PSI, kini bersama PSI? Menurut saya masalahnya bukan di situ. Tapi karakter pemilih di Indonesia itu sendiri yang memang tak mudah mengubah pilihan partai," kata Erizal.

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan, safari politik Jokowi dijadwalkan mulai berlangsung pada Juni 2026 dan akan dilakukan selama beberapa hari di  Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

PSI berharap kehadiran Jokowi dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap partai tersebut di sejumlah daerah.

“Harapan kami Pak Jokowi tetap sehat bersama PSI. Satu harapan jugalah yang tadi saya sampaikan, mudah-mudahan juga Pak Jokowi dapat menjelaskan posisi politik beliau hari ini sudah bersama PSI,” kata Bestari.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya