Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Hubungan Jakarta-Paris Bukan Sekadar Pembeli dan Penjual Senjata

MINGGU, 31 MEI 2026 | 23:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, bukan sekadar agenda diplomatik rutin antarnegara sahabat. 

Di balik bahasa resmi mengenai kerja sama pertahanan, transfer teknologi, dan modernisasi alutsista, tersimpan pesan geopolitik yang jauh lebih besar: Indonesia sedang memperkuat posisi strategisnya di tengah pertarungan pengaruh global di kawasan Indo-Pasifik.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai pertemuan tersebut merupakan sinyal kuat bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo tengah menjalankan strategi diplomasi pertahanan multi-poros yang lebih aktif, realistis, dan berorientasi jangka panjang.


Menurut Amir, hubungan Jakarta-Paris kini telah melampaui sekadar hubungan pembeli dan penjual senjata. Relasi itu berkembang menuju kemitraan strategis yang menyentuh aspek teknologi, industri pertahanan, hingga kalkulasi geopolitik kawasan.

“Ini bukan lagi sekadar transaksi alutsista. Ini adalah pembangunan arsitektur strategis baru Indonesia dalam menghadapi perubahan geopolitik dunia,” kata Amir, dikutip Senin 1 Juni 2026.

Dalam perspektif intelijen geopolitik, kawasan Indo-Pasifik saat ini menjadi pusat gravitasi politik global. Persaingan Amerika Serikat dan China semakin tajam, sementara negara-negara Eropa mulai meningkatkan keterlibatan mereka di kawasan tersebut.

Prancis, kata Amir, memiliki kepentingan langsung di Indo-Pasifik karena masih mempunyai wilayah teritorial dan kekuatan militer permanen di kawasan itu, termasuk di Samudra Hindia dan Pasifik Selatan. Karena itu, Paris membutuhkan mitra strategis regional yang stabil, berpengaruh, dan memiliki posisi geografis penting seperti Indonesia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya