Berita

Bimtek Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Politik

Ketahanan Pangan, Wajah Baru Pengabdian TNI untuk Rakyat

MINGGU, 31 MEI 2026 | 22:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dinilai menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

Selain menjalankan tugas utama menjaga pertahanan negara, TNI kini aktif mendukung berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, pengairan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat memiliki dimensi pengabdian yang lebih luas dari sekadar menjaga keamanan wilayah.


"Kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga pertahanan wilayah, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Sjafrie dikutip Minggu, 31 Mei 2026.

Menurutnya, prajurit TNI harus mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah, termasuk mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Sjafrie juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan prajurit melalui sektor pertanian dan peternakan, serta kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan pembinaan pendidikan bagi warga sekitar.

Dukungan terhadap keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan juga datang dari kalangan masyarakat sipil.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan (PP STN), Ahmad Rifai menilai, keterlibatan TNI merupakan bentuk gotong royong nasional untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan dan memperkuat kemandirian bangsa di sektor strategis.

"Keterlibatan TNI dalam produksi pangan mencerminkan semangat gotong royong nasional untuk mewujudkan swasembada pangan," ujar Ahmad Rifai.

Meski demikian, ia menegaskan petani dan nelayan harus tetap menjadi subjek utama dalam pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

PP STN juga mendorong keterlibatan TNI Angkatan Laut diperkuat dalam mendukung produksi garam nasional bersama nelayan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Ahmad Rifai, sinergi tersebut dapat mempercepat target penghentian impor garam sekaligus meningkatkan kapasitas produksi nasional secara berkelanjutan.

Di kesempatan lain, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan sektor pertanian memiliki keterkaitan erat dengan tugas pengabdian TNI kepada rakyat.

"Kami ingin memastikan petani mendapatkan dukungan yang memadai, termasuk saat menghadapi tantangan bencana alam maupun keterbatasan infrastruktur," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya