Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

MINGGU, 31 MEI 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki keunggulan diplomatik yang tidak dimiliki banyak pemimpin dunia. 

Menurutnya, Prabowo mampu menjalin hubungan baik dengan para pemimpin dari tiga kekuatan besar global yakni Tiongkok, Amerika Serikat, dan Rusia yang selama ini menjadi penentu arah politik dan ekonomi internasional.

“Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya, beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS maupun dengan Xi Jinping dari RRC,” kata Qodari dalam pernyataan di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026. 


Qodari menyebut hubungan yang dibangun Prabowo telah membawa dampak positif bagi Indonesia dan berpotensi menjadi modal penting untuk menghadapi perkembangan global ke depan

“Semua ini tentu kita merasakan manfaatnya dalam konteks situasi dan kondisi pada hari ini maupun pada konteks masa depan,” ujarnya.

Qodari berpandangan bahwa hubungan personal dan kepercayaan yang terbangun antarpemimpin negara merupakan modal sosial yang nilainya setara dengan modal ekonomi maupun politik.

“Kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik dalam hal membangun hubungan baik dan kerja sama antar negara,”  pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya