Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Kunjungan Prabowo ke Prancis Buka Peluang Investasi Ekonomi dan Pertahanan

MINGGU, 31 MEI 2026 | 12:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Prancis beberapa waktu lalu, diperkirakan membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapat investasi di bidang ekonomi dan pertahanan.

Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf menilai, kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis memiliki nilai urgensi tersendiri, karena dapat memaksimalkan semua opsi untuk melindungi kepentingan nasional dan mempererat kerja sama di berbagai dimensi. 

"Misalnya, terkait IEU CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) dan (kerja sama) dewan ekonomi antara KADIN (Kamar Dagang Indonesia) dan kamar dagang Prancis," ujar Subhan dalam keterangannya, Minggu, 31 Mei 2026. 


Terkait penguatan kerja sama itu, menurutnya, sangat strategis bagi Indonesia khusus di bidang perkembangan ekonomi nasional.

"Hal ini berarti Indonesia secara resmi mengingingkan Prancis melakukan investasi di berbagai bidang di Indonesia," sambungnya

Terlebih, kata Subhan, Indonesia menjadi salah satu pengguna produk pertahanan Prancis, misalnya pesawat Rafale, kapal selam Scorpene, dan teknologi persenjataan lainnya.

"Jika Indonesia-Prancis erat, tentu sangat bagus buat Indonesia. Karena meski bukan negara hagemoni ekonomi, tetapi untuk teknologi militer, Prancis sangat mumpuni," urainya. 

Subhan sendiri melihat intensnya kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis sebagai upaya mempererat hubungan keduanya dalam gesture yang dua arah. Sinyal itu tampak dari empat kali kunjungan, sebagian merupakan undangan diplomatik dari Prancis. 

Selain itu, ada faktor kepercayaan tinggi (high trust) diplomasi. Juga ada agenda penguatan kapasitas militer guna memenuhi Minimum Essential Force (MEF), termasuk hilirisasi via IEU CEPA. 

"Saya artikan sebagai upaya mempererat hubungan, yang tentunya berlangsung dalam gestur dua arah, dalam arti setara, tidak ada yang subordinatif. Hal ini penting dicatat, karena menjadi berbeda jika banyak kunjungan, tapi tidak dalam posisi yang egaliter setara, baik secara postur diplomatis maupun secara outcome yang dihasilkan," tuturnya. 

"Presiden Prabowo sedang mengemban tugas demi kepentingan nasional Indonesia, dengan approach yang sangat kalkulatif, karena berhasil mempresentasikan gestur persahabatan dan perdamaian langsung kepada global leader dari berbagai blok, misalnya BRICS bersama Rusia dan China, dengan AS melalui hubungan bilateral, dan sekarang Uni Eropa Superpower, yakni Prancis," tandas Subhan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya