Berita

Mensos Saifullah Yusuf dan Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Instagram)

Nusantara

1.000 Anak Jalanan Jakarta Disiapkan Masuk Sekolah Rakyat

MINGGU, 31 MEI 2026 | 11:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah terus mematangkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari kelompok rentan. 

Salah satu target yang kini tengah disiapkan adalah menyekolahkan 1.000 anak kurang mampu, anak putus sekolah, dan anak jalanan di wilayah Jakarta.

Pembahasan mengenai program tersebut dilakukan dalam pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet, Sabtu, 30 Mei 2026. 


Pertemuan itu berlangsung sesaat setelah Teddy kembali ke Tanah Air usai mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan ke Prancis.

Dalam unggahan akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet yang dikutip Minggu, 31 Mei 2026, dijelaskan bahwa pemerintah sedang memantapkan pembukaan Sekolah Rakyat yang akan dimulai pada tahun ajaran baru Juli 2026. 

Program tersebut dirancang untuk memberikan akses pendidikan sekaligus fasilitas penginapan, layanan kesehatan, dan kehidupan yang layak bagi anak-anak yang selama ini berada dalam keterbatasan.

"Rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di Ibukota Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat, termasuk sekolah-sekolah yang telah ditinjau bulan lalu," ungkap Teddy.

Secara nasional, program Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menjangkau lebih dari 45 ribu anak dari keluarga kurang mampu, anak putus sekolah, maupun anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. 

Pemerintah berharap program ini menjadi instrumen penting untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menempatkan pendidikan sebagai hak dasar setiap warga negara. 

"Presiden Prabowo menginginkan seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali memiliki kesempatan pendidikan yang sama dengan fasilitas yang layak dan nyaman dan memberi kesempatan & bekal setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera," kata Teddy.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya