Berita

Jemaah haji Indonesia. (Foto: Istimewa)

Politik

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

MINGGU, 31 MEI 2026 | 07:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, atau Armuzna, telah tuntas. Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan seluruh jemaah haji Indonesia sudah meninggalkan Mina. Seluruh tenda jemaah haji Indonesia di Mina juga sudah kosong dan tidak ada lagi jemaah yang tertinggal.

“Seluruh jemaah haji kita sudah meninggalkan Mina. Mina sudah clear dari jemaah-jemaah kita. Mereka kembali ke hotel dan bersiap untuk berkegiatan selanjutnya di Tanah Haram,” katanya, Minggu, 31 Mei 2026.


Menurut Wamenhaj, secara umum fase Armuzna tahun ini telah dilalui dengan baik. Ia menyebut terdapat sejumlah kemajuan layanan dan perubahan tata kelola yang cukup signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Alhamdulillah, fase Armuzna sudah kita lalui dengan baik, dengan beberapa kemajuan dan perubahan-perubahan yang sangat signifikan,” ujarnya.

Meski demikian, Wamenhaj mengakui masih terdapat sejumlah catatan penting yang harus menjadi bahan evaluasi Kementerian Haji dan Umrah, terutama terkait pelayanan di tenda Arafah dan Mina, serta tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur.

“Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” jelasnya.

Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, Dahnil memohon maaf kepada jemaah haji Indonesia apabila selama fase puncak Armuzna masih terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun pelayanan yang belum sepenuhnya sesuai harapan.

“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah memohon maaf. Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, ada beberapa kesalahan, ada beberapa kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” tuturnya.

Wamenhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang telah mengikuti arahan dengan tertib selama berada di Mina, serta kepada seluruh petugas yang telah mendedikasikan diri dalam melayani jemaah.

Dia menambahkan, setelah fase Armuzna selesai, penyelenggaraan ibadah haji akan memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air. Pada fase ini, ia meminta seluruh petugas tetap bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah,” ujarnya.

Wamenhaj juga mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan. Jemaah diminta menjaga kondisi kesehatan dan tidak berlebihan melakukan aktivitas di luar hotel.

“Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah, juga kepada seluruh jemaah, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya