Berita

Anggota Timwas Haji DPR, Danang Wicaksana. (Foto: Istimewa)

Politik

Timwas DPR Apresiasi Kinerja Kemenhaj Kelola Puncak Haji 2026

SABTU, 30 MEI 2026 | 16:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang dinilai mampu mengelola penyelenggaraan puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. 

Secara khusus, Kemenhaj berhasil melalui fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dengan jauh lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Anggota Timwas Haji DPR, Danang Wicaksana, menyatakan bahwa masa krusial pelaksanaan ibadah haji 2026 selama Armuzna telah berhasil dilalui dengan baik. 


Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dan petugas haji telah membantu kelancaran pergerakan serta pelayanan jamaah di tanah suci.

Meski demikian, Legislator Partai Gerindra ini menegaskan bahwa tugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) belum selesai. 

Ia meminta seluruh petugas tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah hingga seluruh rangkaian ibadah berakhir dan jamaah kembali ke Tanah Air.

“Puncak haji memang sudah terlewati, namun pelayanan kepada jamaah harus tetap menjadi prioritas hingga proses pemulangan selesai. Jangan sampai terjadi penurunan kualitas layanan setelah fase Armuzna,” ujar Danang Wicaksana dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 30 Mei 2026.

Ia berharap kualitas akomodasi pemondokan agar tetap memberikan kenyamanan bagi jamaah yang masih berada di tanah suci. 

Selain itu, layanan konsumsi baik di Makkah maupun Madinah harus terus berada dalam pengawasan ketat guna memastikan kebutuhan jamaah terpenuhi dengan baik.

Danang juga meminta agar operasional bus shalawat yang kembali berjalan dapat terus memberikan pelayanan optimal bagi jamaah yang masih berada di Kota Makkah, terutama untuk mendukung mobilitas mereka menuju Masjidil Haram.

Selain itu, aspek transportasi antarkota juga menjadi perhatian. 

Menurutnya, perjalanan jamaah dari Makkah menuju Madinah harus tetap memperhatikan ketepatan jadwal, kenyamanan, serta faktor keselamatan selama perjalanan.

“Begitu pula dengan proses penerbangan jamaah ke Tanah Air. Semua harus dipastikan berjalan lancar, tepat waktu, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya